Jumat, 02 Maret 2012

Santoryu Chapter 1 : Shinji kotarou, Hirako [awal cerita]

[NARATOR]: santoryu adalah sebuah nama kelompok kecil yang selalu menjunjung tinggi keadilan, berpikir dan berbuat berdasarkan apa yang dianggap benar kelompok ini adalah kelompok orang yang gagal dalam meniti karir mereka, singkatnya ini adalah perkumpulan orang orang gagal.! .
jauh sebelum santoryu terbentuk, hiduplah seorang anak remaja yang bernama Shinji kotarou, seorang pekerja keras, orang yang sangat tidak peduli dengan orang lain, tetapi di sisi lain dia juga orang yang lemah. dia sering kali mengeluh tentang kehidupannya yang tak kunjung membaik. shinji merasa kehidupannya selama ini hambar, tidak ada sesuatu yang benar benar spesial yang terjadi. shin memang pekerja keras, tetapi dia bukanlah orang yang sukses. seorang pekerja keras yang selalu mengeluh ini adalah seorang pekerja serabutan. hahaha, shin memang pekerja keras, tapi dia tidak memiliki pekerjaan tetap, semua hal yang dilakukannya selalu gagal.
dia juga sering ditipu orang, bahkan dia sering tertipu oleh dirinya sendiri [hei....!!!, bagaimana bisa...!!], sudahlah kalian jangan mengeluh, terserah penulis kan mau menulis ceritanya seperti apa?,.
dia hidup sendiri, dan sangat bergantung pada pendapatannya yang kecil untuk menghidupi dirinya., suatu hari sepulang dari bekerja, shin melewati sebuah gang kecil dan tiba tiba.,,
[bruak..........,muncul sekelompok preman]
preman 1: hei,, apa kau punya blackberry??, bisakah aku meminjamnya seberntar?
Shin:[*berkata dalam hati., apa apaan ini, apa yang kalian harapkan dari orang sepertiku, , hg... apa tadi yang mereka katakan,,, HEI....,,,!!!, bagaimana mungkin orang sepertiku bisa mempunyai blacberry??, kemampuan observasi mereka sangat kurang, preman macam apa mereka ini??]
preman 2: sudahlah, jangan ganggu dia.[berkata pada temannya]. hey,, anak kecil, apa yang kau lakukan di tempat sepi seperti ini?, apa kau tidak takut dirampok?, bagaimana jka ada gadis yang menggoda dan menculikmu??
Shin:[*berkata dalam hati., yang satu ini tampaknya sedikit lebih pintar, tunggu dulu., dia bilang aku akan digoda dan diculik oleh seorang gadis???, TERNYATA DIA SAMA BODOHNYA DENGAN TEMAN TEMANNYA...!!].
Shin: sudahlah, kalian jangan menggangguku, aku tidak punya apa apa untuk diberikan pada kalian.,

[brak...!, apa yang kalian lakukan disini? apa kalian habis mencuri? tunggu dulu,, kalian bukan sekelompok mafia yang melakukan pertemuan rahasia kan???]
[bruak.. Sssk,,,ssk,,,ssk,,,,ssk,,,,,*ahirnya para preman melarikan diri]
Shin:[*berkata dalam hati. "apa apaan ini, preman dan polisi kemampuan observasinya sama sama kurang", mana ada mafia di kota kecil seperti ini".]
Shin: terimakasih pak....!!,
polisi: hah,,?
Shin:TERIMAKASIH PAK...!!![*berteriak]
polisi:[plak.....*memukul kepala shin], "aku ini bukan orang tuli..., kau tidak harus berteriak seperti itu kan".

[NARATOR]: ahirnya shin pun pulang kerumah. dan tiba tiba saja muncul salah satu dari sekelompok orang yang tadi menganggu shin di jalan.
Shin: hoagh..........................[*kaget], apa yang kau lakukan di sini???
orang misterius itu: sudahlah, lupakan kejadian tadi.. ini rumahmu??
Shin: iya...
orang misterius itu: boleh aku menumpang ^_^ [*tersenyum]
Shin: HEI...................
orang misterius itu: sudahlah jangan teriak teriak, namaku hirako., jadi,, kau sendirian di kota ini..,,
Shin: sudah,, kau jangan berpura pura mengakrabkan untuk merayuku itu tiak akan mempan...

dan ahirnya mereka pun tinggal bersama...., kemudian...

Shin: HEI....[*teriak], Dasar penulis sialan , kenapa kau membuat cerita se enaknya sendiri seperti itu??, mana mungkin aku mau tinggal bersama orang seperti ini??????
penulis (Agus): sudahlah Shin,, di sini ceritanya kau dan hirako akan tinggal bersama., karena kalian berdua memiliki latar belakang yang sama, kalian sama sama sendiri, tidak punya siapa siapa, pokoknya nasib kalian hampir sama....'''!, tenang saja, kau akan tetap menjadi tokoh utama..

Shin: hei, hirako.. ayo masuklah..., di sini ceritanya kau harus tinggal bersamaku, jadi cepatlah masuk..[shin menyuruh masuk hirako dengan muka kesal].
hirako: HEI....[*teriak], kenapa kau cepat berubah seperti itu????
Shin: jangan teriak teriak seperti itu,, kalau mengeluh terus, aku tidak akan dibayar.....!!!!
penulis (agus):,, Hei,, Shin... siapa yang akan membayarmu, aku membuat karakter sepertimu itu juga bukan hal yang mudah kan??,,
Shin: siapa yang ingin kalau kau membuat karakter tokoh seenakmu sendiri seperti itu????? [*teriak]..
penulis (agus): sudah sudah,, jangan ribut.. chapter 2 akan segera aku buat...

[NARATOR]: singkat kata, singkat cerita ahirnya mereka tinggal bersama.....




*note:
hirako merasa memiliki banyak kesamaan nasib dengan shin, karena itulah hirako tertarik untuk tinggal bersama dengan shin. hirako adalah seorang penyendiri dan pendiam. sebenarnya jauh sebelum shin tinggal di kota itu, hirako sudah ada disana. sejak shin ada di kota malang, hirako selalu memperhatikannya. hirako merasa bernasib sama dengan shin. tidak punya keluarga, tidak punya orang yang mengakuinya, tidak ada orang yang memperhatikannya. bahkan hirako rela mendeklarasikan diri sebagai seorang preman hanya untuk mendapatkan perhatian dari orang orang sekitarnya. meskipun itu juga tidak berhasil.
berbeda dengan hirako, Shin / Shinji sangat tidak peduli dengan orang lain, shin merasa tidak perlu untuk diakui dan mendapatkan perhatian dari orang lain.



ok. nantikan chapter 2 ya.. ^_^

By_ Agus santoso.

4 komentar:

  1. ceritanya keren.....
    ditunggu chapter berikutnya..

    BalasHapus
  2. hahahahaha......
    dasar... jadi si penulis juga dimarahi sama tokoh utamanya. , lah kok bisa???

    BalasHapus
  3. bagus le...teruskan ceritanya...

    BalasHapus
  4. agus: wow.., baru tau aku kalau ada yg komen..
    terimakasih banyak..... [*menundukan kepala]
    hirako: hei.. hei.. penulis, ini bukan jepang, jadi,, kau tidak harus menundukan kepala seperti itu kan???
    Shin: diamlah hirako, itu namanya kesopanan..

    agus, shin, hirako : Terimakasih banyak para pengunjung santoryustorys....... [*menundukan kepala]

    BalasHapus